Resume Kelompok 03
Aspek yang Mempengaruhi Perkembangan Softskill
Soft skills yaitu perilaku personal dan interpersonal yang mengembangkan dan memaksimalkan kinerja manusia seperti membangun tim, pembuatan keputusan, inisiatif dan komunikatif. Dengan kata lain soft skill mencakup pengertian non teknis, keterampilan yang didapat melengkapi kemampuan akademik, dan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap orang apapun profesinya yang ditekuni.
Jadi soft skill pada dasarnya merupakan keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skill) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal. Soft skill merupakan kualitas diri yang bersifat ke dalam dan ke luar. Jika berbagai kualitas ini dimiliki maka kita akan menjadi manusia hebat, sukses, dan maju.
Sebagai guru interpersonal skill sangat penting untuk dimiliki, keterampilan ini antara lain mencakup kemampuan dalam menghantarkan hubungan, membuat pendekatan yang mudah membangun hubungan antar konstruktif, menggunakan diplomasi dan teknik untuk mencairkan situasi yang sedang tegang, dan menggunakan gaya yang dapat menghentikan permusuhan.
Perkembangan soft skill pada setiap individu berbeda-beda karena soft skill merupakan hasil interaksi dan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat. Soft skill tidak diperoleh dalam mata kuliah khusus, tetapi dapat di latih secara intensif dalam setiap pembelajaran.Perkembangan soft skill di perguruan tinggi dapat dilakukan melalui kegiatan proses pembelajaran dan juga kegiatan kemahasiswaan dalam kegiatan ekstra kulikuler atau ko-kurikuler. Yang terpenting soft skil ini bukan bahan hafalan melainkan dipraktekan oleh individu yang ingin belajar atau yang ingin mengembangkannya. Pada saat mahasiswa ingin mengembangkan minat dan bakatnya di dalam bidang olahraga umpamanya, maka softskill yang perlu di kembangkan adalah sportifitas, keberanian untuk kalah, keberanian untuk menag dan semangat juang yang membara. Pengembangan soft skill dalam proses pembelajaran dapat di lakukan melalui kegiatan belajar melalui tatap muka di dalam kelas maupun praktek di laboratorium tau lapangan.
Menurut Syah (2008), terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi soft skill yang dimiliki oleh seseorang, yaitu sebagai berikut:
1. Kecerdasan
Kecerdasan atau inteligensi adalah kemampuan individu untuk berpikir atau bertindak secara terarah dan menguasai lingkungan secara efektif.
2. Bakat
Bakat yaitu kemampuan yang dimiliki seseorang sejak lahir, kemampuan itu jika diberi kesempatan untuk berkembang melalui belajar akan menjadi kecakapan yang nyata, sementara itu apabila tidak dikembangkan melalui belajar, kemampuan tersebut tidak akan menjadi kecakapan yang nyata.
3. Minat
Minat merupakan kecenderungan jiwa seseorang terhadap sesuatu, seseorang akan berusaha lebih keras untuk memperoleh sesuatu yang diminati-nya atau dengan kata lain dengan adanya minat dalam diri seseorang, maka seseorang itu akan ter-motivasi untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya.
4. Motivasi
Motivasi merupakan keadaan internal yang mendorong untuk berbuat sesuatu (belajar). Termasuk dalam motivasi adalah perasaan menyenangi dan kebutuhan terhadap materi pelajaran untuk masa depan.
5. Sikap
Sikap seseorang mempengaruhi sampai di manakah hasil belajar-nya dapat tercapai. Seseorang akan mengalami kesulitan belajar jika mempunyai sikap negatif sebelumnya.